Minggu, 29 Mei 2011

Mr. Rudy

Sejak tanggal 24 Mei 2011 ketika tema itu dibagikan, kepalaku berputar-putar mencari apa yang sekiranya inginku bagikan di sini.

Berhari-hari berusaha memikirkan apa yang akanku tulis. Tanya sana. Tanya sini. Senggol sana. Senggol sini. Namun, tidak ada juga yang didapat. Dan pada akhirnya di kesempatan terakhir tanggal 29 Mei ini. Aku mencoba untuk menulis mengalir saja. Walaupun ini sebuah narasi bukan deskripsi.

Guru fisikaku yang satu ini bisa dibilang guru fisikaku yang paling 'waras' dibandingkan guru fisika SMP ku yang lalu. Walaupun beliau guru yang cukup konyol menurutku.

Setiap kali beliau masuk dikelas kami, kami semua langsung terdiam dan berusaha sebisa mungkin menerka apa yang kira-kira akan dilakukannya kepada kami semua hari ini.

Biasanya, kami memulai dengan tes ringan. Selembar kertas dibagikan dan sebuah soal diberikan. Ya, begitulah rutinitas pagi sebagai 'pemanasan otak' di pagi hari.

Setelah itu, biasanya kami membahas sedikit demi sedikit pelajaran yang sedang kami pelajari.
Biasanya mengulang yang tlah lalu dan menambahkan sedikit demi sedikit materi yang baru.
Metode ini cukup berhasil menurutku.

Kelasku selalu mengalami ketegangan di pagi hari pada jam pelajaran beliau. Namun, segera setelah itu, dengan mudahnya beliau melontarkan berbagai lelucon dan kekonyolannya yang langsung mampu mencairkan suasana.

Yang paling lucu adalah wajahnya yang begitu ekspresif. Mimik wajah beliaupun sangat mendukung segala lelucon yang dilontarkannya.

Yang masih segar di ingatan saya adalah kemarin saat ulang tahun beliau yang ke-38. Kami, Sparta Classipada berbondong-bondong datang kerumah beliau untuk memberikan kejutan dan ucapan serta doa di hari spesialnya. Dengan bermodal kue yang kami buat sendiri juga sebingkai kertas berisi foto-foto juga doa kami untuk Bapak.

Tingkah lakunya yang konyol dan penuh dengan senyuman sebagai tanda kebahagiaan membuat kami merasa sangat puas. Karena apa yang telah kami buat dengan sepenuh hati itu diterima dengan baik.


Berawal dari nyanyian lagu wajib HAPPY BIRTHDAY, kami menyalakan lilin-lilin yang bertebaran di atas kue. Tapi, penyalaan lilin belum merata seiring dengan berakhirnya lagu tersebut. Akhirnya, kami nyanyikan lagi versi bahasa indonesianya. Wajah beliau terlihat sangat bahagia. Beliau mengoyang-goyang kan badan kekiri dan ke kanan seperti anak kecil sambil memegang kado kami di depan tubuhnya.

Dan akhirnya lilin ditiup, fuuuhhh....


Kami berbondong-bondong masuk. Duduk berdesakan di ruang tamu bapak.
Ketika Beliau tahu kue itu adalah handmade, Beliau menyuruh kami untuk menyalakan lilin lagi untuk ditiup lagi. Konyolnya guru yang satu ini.


Dengan begitu hikmat beliau mengucapkan doa didalam hati diiringi suasana yang hening. Tiba-tiba, Beliau meniup lilin itu seperti meniup perapian di dapur. Begitu kencang hingga asapnya kemana-mana.


Ketika memotong kue pun, beliau membaginya menjadi potongan kecil-kecil agar cukup untuk kami yang berjumlah sekitar 30an orang. Setelah itu, beliau mengambil bagian yang ditengah. Aneh-aneh saja.


Ketika tiba saatnya membuka hadiah, beliau tertawa sambil memandanginya. Aaaahh... sungguh hati kami terpuaskan walaupun hanya dengan senyuman yang diberikan.


Hanya Pak Rudy, guru yang mampu mencairkan suasana kelas dengan berbagai macam kekonyolannya. Membuat segala macam ketegangan yang kami rasakan menghilang.
Beliau mengeluarkan segala kekonyolan itu seperti air mengalir saja. Ide-ide itu muncul begitu saja. Tapi bukan kekonyolan yang tidak berguna. Selain membawa kebahagiaan juga memiliki makna dan pelajaran kehidupan.

Yang membuat aku salut adalah dimana beliau bisa menempatkan diri sebagai guru yang menyenangkan, konyol. Namun tetap tegas dan tidak kehilangan kewibawaannya sebagai seorang guru yang disegani siswa-siswi yang dididiknya.

Semoga sehat dan sukses selalu Pak. Amien.

Senin, 23 Mei 2011

KALTENG EXPO 2011 part 3

Katingan


Di stand ini dipamerkan berbagai kerajinan dari rotan seperti topi, tas, keranjang, dan sebagainya. (kenapa selalu ada kerajinan rotan ya?). Selain itu ada juga makanan-makanan ringan seperti kerupuk dan lain-lain.




Kotawaringin Timur


Wiii... stand Kotawaringin Timur ini termasuk stand yang cukup 'mewah' lho. Stand ini cukup besar dan banyak pengunjungnya. Isinya juga macam-macam.
Didepan stand ada arena tarik suara. haa
Di stand ini ada berbagai macam obat-obatan tradisional, hasil tambang, kerajinan tangan, dan lainnya.





Lamandau


Di stand ini juga hhampir sama dengan stand lain. Rata-rata berisi kerajinan rotan, patung, dan aksesoris.





Murung Raya


Sepertinya stand ini memfokuskan diri pada sebagian besar hasil pertambangan juga kerajinan rotan.

Minggu, 22 Mei 2011

KALTENG EXPO 2011 part 2

Yap, inilah kisah kunjungan kedua saya pada hari ketiga di FBIM KALTENG EXPO 2011 malam tadi.

Beruntung tadi malam daerah sekitar pameran tidak diguyur hujan seperti pada malam sebelumnya pada kunjungan pertama saya.

Malam itu, saya tidak berdua dengan ayah saya. Tetapi bersama-sama dengan teman-teman saya (sekalian malam minggu.. hee).

Jika pada 20 Mei lalu saya hanya sempat mengabadikan stand dari luar saja. Tadi malam, saya juga masuk dan melihat-lihat serta mengambil beberapa brosur. Oia, juga membubuhkan begitu banyak nama, alamat, dan tandatangan di buku tamu. Ala pernikahan sekali ya?

First, saya mengunjungi stand pemerintah kota Palangkaraya.


Di sini ada pakaian batik, bahkan juga baju pengantin beserta aksesorisnya. Waw, bling bling.


Juga berbagai kerajinan tangan dari kayu untuk alat-alat dapur, seperti cobek (ulekan) juga kerajinan rotan.


Di sini juga ada berbagai macam bibit ikan lho, salah satunya ikan koi seharga 5 rbu/ekor. Padahal mau beli sih. Tapi takutnya, ikannya tidak bisa sampai di akuarium rumah dengan selamat.


Second, masuk lagi ke stan Pulang Pisau.


Di sini juga banyak kerajinan rotan, seperti tas, kotak pensil, lampu meja, dan sebagainya.



Juga ada berbagai macam obat tradisional, kebanyakan dari akar-akar tumbuhan.


Selain itu, ada juga patung pahatan dan ukiran. Dari yang besar sampai yang kecil. Wah, bagus-bagus lho.


Selanjutnya, ke stand Seruyan.


Ada berbagai jajanan, seperti kerupuk juga amplang.


Ada kerang juga kerajinan rotan lainnya.


Selain itu, kabupaten ini juga menghasilkan berbagai macam kayu juga bijih besi dan sawit.



Lalu, ada stand Sukamara.


Di stand ini, hanya berisi makanan-makanan ringan, seperti amplang, kerupuk, dan yang lainnya.

Ok, itu dulu untuk part 2. Seeya di part 3. :)